Aplikasi

Cara komplain Grab

Grab adalah perusahaan multinasional dengan produk aplikasi transportasi penumpang, makanan dan barang berasal dari Malaysia dan sukses berkembang di Asia Tenggara. Merupakan kompetitor utama dari Gojek di Indonesia. Beberapa layanan yang disediakan adalah: Grab Bike, Grab Car, Grab Food, Grab Express, dan Grab Mart.

Apapun jasa aplikasi yang digunakan tentu tidak ingin ada masalah yang terjadi dalam prosesnya. Tapi jelas tidak sesempurna itu juga, apabila terlanjur ada kendala dan ingin komplain ada beberapa jalur yang bisa dicoba untuk mendapatkan solusi terbaik.

Komplain lewat aplikasi Grab

Pada aplikasi Grab sudah menyediakan layanan pelanggan. Cara mengaksesnya tergantung saat pesanan diproses atau setelah pesanan selesai. Kasus paling umum adalah tidak ada update dari driver saat perjalanan atau order tidak dapat dibatalkan tapi restonya tutup.

Apabila ingin melaporkan masalah saat sedang berlangsung maka pada bagian status pesanan tersebut akan ada tombol untuk mengirimkan pertanyaannnya ke help centre Grab. Akan ada opsi livechat juga disini. Bisa digunakan untuk cancel pesanan pada restoran jenis preferred merchant.

Tapi apabila ingin komplain sesudah pesanan selesai atau diterima maka pada aplikasi bisa akses menu Akun > Pusat Bantuan > Kemudian pilih riwayat yang ingin dikeluhkan. Nanti bisa langsung kirim pesan dari sana dan akan direspon via email.

Konsultasi via Media Sosial

Walaupun tampaknya remeh, tapi akun media sosial Grab itu aktif dalam menanggapi pertanyaan yang masuk. Dan apabila parah kesalahannya malah bisa dibuat pos publik sehingga bisa diketahui semua orang sehingga memotivasi adminnya memecahkan masalah secepat mungkin.

Bisa dimulai dengan mengirimkan pesan ke DM akun resmi Grab Indonesia di bergagai media sosial, atau langsung saya mention namanya apabila ingin diup.

Keluhan menggunakan Email

Tampaknya jadul, tapi metode email ini malah bisa dipertimbangkan kalau ingin menghemat pulsa dan ingin menyampaikan bukti-buktinya secara lengkap. Lewat tulisan kita bisa menjelaskan kronologisnya dengan lebih mendetail dan lengkap.

Jalur ini bisa digunakan lewat menu Pusat Bantuan dalam aplikasi Grab, nanti akan dibuatkan nomor tiket. Untuk mengirim surat elektronik langsung bisa dicoba.

Call Center Grab

Dan tentu saja, ada kalanya bicara langsung ke customer care Grab adalah solusi terbaik. Dengan obrolan kadang informasi yang disampaikan bisa lebih fleksibel dan petugas csnya bisa lebih mudah memahami inti komplainnya apa.

Sangat dianjurkan agar sebelum menelpon siapkan pulsa dan data-data soal order yang bermasalah seperti nomor transaksinya, jamnya, detail pesanan, pembayaran dan sebagainya. Mungkin bisa discreenshot sehingga bisa lebih mudah dibaca saat dibutuhkan. Pakai headset saat panggilan sehingga tangan bebas pakai hpnya.

Dan layanan call center ini tersedia 24 jam setiap harinya tanpa libur.

Datang sendiri ke kantor Grab

Karena Grab sudah menjangkau hampir semua kota di Indonesia maka asumsinya tentu ada kantor cabangnya kan? Jawabannya iya betul ada kantornya di wilayah beroperasi, tapi belum tentu ditujukan untuk pengguna biasa. Umumnya ditujukan untuk pekerja dan merchant, jadi ya driver dan restoran dalam aplikasinya.

Tidak ada salahnya dicoba datang sendiri kesana.

Akhir Kata

Pelayanan pelanggan Grab termasuk paling responsif dari pengalaman selama ini. Baik lewat livechatnya atau komplain keras lewat email support, akan dibalas dalam hitungan jam. Sedangkan dengan telepon setiap waktu akan dapat resolusi yang baik.

2 Comments

  1. Singkat cerita siang hari saya pesen grab food. Saya pesen di lesehan pak ndut namanya. Waktu itu saya pesen paket hemat 1 namanya( ayam goreng , saya beli 2 paket). Saat dateng yg dateng bakar, dimana kami tak suka bakar. Terus saya komplain ke grab, wajar kan komplain, karena pesenan yg dateng bener2 gak sesuai, waktu komplain malah di bilang kamu sudah melebihi batas komplain ( kurang lebihnya begitu). Loh pikir saya, kok gitu sih, saya komplain karena makanan gak sesuai. Yah begitulah min. Malah chat langsung di tutup pas saya lagi ngetik. Tak punya etika sekali.

  2. Assalamualaikum WR.WB cerita di awali saat akan berbuka puasa. saat itu saya pesan nasi ayam sejumlah 4 menu di penyetan 88 pak rusli caturtunggal. saya pesan karena biar simple dan biar murah, saat semua sudah di pesan, dan makanan pun sudah tiba, saya agak ragu, karena dari tampilan juga tidak higienis, ya harga lumayan mahal saat itu(bagi saya), waktu berbuka sudah tiba, dan saat saya dan teman” makan, ternyata ayam itu keras, dan menurut saya tidak layak di konsumsi. setelah itu kami putuskan buang ayam tersebut dan cari menu di luar. yah bisa di bilang rugi beli di grab. saat itu saya ini siatif komplain ke grab, dengan harapan ada tanggung jawab dari makanan yang tidak sesuai ini, dan waktu saya komplain, ternyata hasil ahirnya pihak grab tutup mata dan tidak ada tanggung jawab nya, mereka hanya bilang , ” kamu sudah pernah komplain dengan hal serupa ” , loh dalam hati saya gini, saya kan konsumen, apa salah kalau saya komplain mengenai makanan yang tidak sesuai? kok sampai di bilang seperti itu. atau memang GRAB TIDAK TERIMA KOMPLAINAN USER?. Saya sangat kecewa dengan keadaan ini, SAMA SEKALI TIDAK ADA TANGGUNG JAWAB DARI GRAB FOOD #GRABINDONESIA #GRABFOODID

Tinggalkan Balasan